soficita

Selasa, 12 Juli 2011

Kumpulan puisi Devi Ananda Putri


IBU
Kau mengandungku 9 bulan di rahimmu
Dengan susah payahnya kau melahirkanku
Dengan hangatnya kau memelukku
Dengan kasih sayang yang sangat tulus kau mendidikku
Kasihmu, Sayangmu, Cintamu kau berikan kepadaku
Terima kasih ibu atas semua usahamu
Untuk menjagaku setiap waktu

Guru
Kau mandikanku dengan petuahmu
Kau menuntunku saat aku terjatuh
Namamu akan selalu ada dalam hatiku
Jasamu tak akan pernah kulupakan
Walau jasamu tak bisa ku balas
Tetapi kau ikhlas dengan jasa-jasamu
Terima kasih guru untuk semua jasa-jasamu
Yang kau berikan kepadaku

Sahabatku
Kita selalu bersama dalam suka dan duka
Kita juga slalu bersama dalam menghadapi masalah
Walau kita banyak perbedaan tetapi kita slalu bersama
Walau beribu-ribu rintangan
Tak akan jadi beban berat kita
Karena kita slalu bersama selamanya

Sekolah
Ku slalu bertemu denganmu
Di sana ku lihat banyak anak-anak
Ada buku sebagai sumber ilmu
Ada guru sebagai pemberi ilmu
Di sana aku dapat belajar
Berbagai macam ilmu
Tetapi hanya 5 sampai 6 jam aku bersamamu
Tetapi hari esok kita kan bertemu lagi
 
Rumah
Aku bersamamu setiap hari
Kau melindungiku dari basahnya hujan
Kau juga melindungiku dari panasnya terik mentari
Walau kau kecil, sederhana
Tetapi kau selalu melindungi
Orang atau pun benda yang ada di dalammu
Oh rumah aku tak tau
Apa yang terjadi jika taka da rumah

Belajar
Ku belajar setiap waktu
Ku belajar agar aku pintar
Ku belajar untuk mencapai cita-citaku
Kawan marilah kita belajar untuk kepintaran kita
Karena masa depan menanti kita semua

Sabtu, 09 Juli 2011

sukacita di soficita

Galeri soficita

hiyaaaa... semua sukaaaa
Membiasakan BACA!!!!

sepertinya mba Lina yang paling Narsis ^_^
para Jagoan :)
Yang Manis-manis ^_^
kerjasama... ^_^
Kompak

Jumat, 08 Juli 2011

Dongeng rumah kosong


Jalan-jalan ke kandang kambing. Di sana aku bermain dengan kambing. Aku menggendong kambing itu kambingnya kecil. Tiba tiba kambing itu mengeluarkan pup ditanah, untung aku tidak terkena pup itu.
Aku mengambil rumput dan mengasihkanya Ke kambing yang tadi aku gendong aku senang sekali. Setelah itu aku bertanya tanya dengan Penjaga peternakan itu. Di sana aku hampir jatuh tersandung batu dan aku jatuh ke tanah. Lutut ku terluka, lukanya tidak berdarah.

Dan setelah itu aku ke tranggulasi, aku melewati hutan yang banyak pohon bambunya. Disana pohon bambunya ada yang roboh, Alhamdulillah tidak ada yang tersandung. Kemudian melewati rumah kosong, konon ceritanya rumah kosong itu adalah rumah orang tapi sekarang orang itu sudah meninggal karena digentayangi jin dan di kejar-kejar lalau kejedug tembok yang keras dan meninggal. Begitulah ceritanya, meninggal pada tahun 2000.

Sesudah melewati rumah kosong itu, aku jalan lagi. Akhirnya sampai di bukit, aku jatuh aku hampir saja menabrak pohon dan aku kembali ke atas. Setelah melihat pemandangan aku dan teman-teman makan disana. Tempatnya sejuk aku suka sekali. Setelah makan aku bermain tembak-tembakan kayu, setelah bermain aku menggambar, gambarnya dinilai dan aku melanjutkan permainan yang tadi. Setelah selesai main aku dan teman-teman pulang kerumah masing-masing menaiki sepeda.

TAMAT

Cerita,
Renaldi Abdul Mubarok

NB: Aldi belajar menulis dongeng, cerita tentang rumah kosong adalah fiksi karyanya :)